All for Joomla All for Webmasters

Kesehatan Tanah Dijaga Untuk Pengendalian Ganoderma

Heri DB, Presiden Direktur PT Mitra Sukses Agrindo, disampaikan dalam Diskusi Pelaku Sawit Kalimantan Timur di Balikpapan

Kesehatan lahan merupakan faktor penting untuk melindungi tanaman dari serangan ganoderma. Biofungisida Nogan mempunyai peranan mengembalikan kesehatan tanah dan memperkuat daya tanah dan tanaman.

Wilayah Sumatera terindikasi manjadi daerah rawan serangan ganoderma karena usia perkebunan sawit telah cukup lama. Dalam beberapa kasus, sudah ditemukan ganoderma yang menyerang tanaman umur 8 tahun atau berada di usia produktif. Sekarang, serangan ganoderma pun telah merambah wilayah di Sumatera bagian utara seperti di Bangka, Palembang, bahkan hingga ke Kalimantan Selatan.

”Keganasan itu sudah merambah sampai ke Bangka, Sumsel, Jambi padahal lima tahun lalu kita belum banyak mendengar ada yang terjangkiti di wilayah tersebut. Dan hanya tahu bahwa serangan ganoderma hanya ada di Sumatera Utara” ungkap Heri DB, Presiden Direktur PT Mitra Sukses Agrindo

Menurut Heri DB,salah satu faktor mengapa ganoderma mampu merambah dengan cepat karena pelaku sawit selama ini sering hanya berorientasi terhadap produksi sehingga melupakan aspek kesehatan lahan. “Kita sudah dengar sendiri bahwa tanah yang subur saja mampu terkena ganoderma, sedangkan tidak pernah kita melihat tentang bagaimana lahan ini kita perhatikan agar tetap subur dan sehat” tambahnya.

Selain itu, ekosistem alam yang terganggu sebagai pemicu cepatnya penyebaran ganoderma. Antara lain ketidakseimbangan agro ekosistem di perkebunan kelapa sawit, C-Organik menurun, dan predator alami dalam tanah menurun tajam.

“Mekanisma penulatarn ganoderma yang paling berbahaya adalah kontak akar sakit terkena ganoderna dengan yang sehat,” jelas Heri DB.

Menurutnya, infeksi melalui perakaran membuat batas penyebaran nya tidak bisa diketahui karena gejala awal sulit dikenali kecuali sudah mati atau munculnya batang tubuh ganoderma. Namun, apabila ganoderma sudah mencapai batang sawit, maka seluruh tubuh tanaman sawit itu sejatinya menjadi cadangan makanan ganoderma sehingga berujung kematian tanaman.

Upaya pengendalian ganoderma paling efektif dengan menjaga dan meningkatkan musuh alami seperti trichoderma. Solusi paling tepat menggunakan Biofungisida Nogan yang mengandung bahan aktif Trichoderma harzianum, T. pseudokoningii, dan T. viride. Ditambah dengan asam amino, antibiotik, hormon, induser kitin, dan food base berkualitas tinggi, formulasi ini bukan hanya membuat Nogan mampu melindungi tanaman dari bahaya ganoderma melin juga meningkatkan daya tahan tanaman dari berbagai macam penyakit.

Formulasi Nogan menggunakan induser yang mampu merangsang produksi enzin chitinase dan glucanase yang dapat menghancurkan dinding sel ganoderma. Bahan carrier yang digunakan terdiri dari material yang mengandung asam-asam amino, asam humat, antibiotika dan asam organik lain yang bisa membuat vigor tanaman (sehat dan kuat) serta mempercepat recovery tanaman.

Kualitas biofungisida berbasis trichoderma sangat ditentukan oleh dua hal utama yakni strain  bahan aktif dan formulasi. Strain bahan aktif yang baik apabila tidak diformulasi dengan material yang sinergi, maka didalam tanah pun tidak akan menghasilkan populasi trichoderma yang signifikan. Sehingga upaya mengalahkan ganoderma pun menjadi sia-sia.

Untuk mengambalikan kesehatan tanah sekaligus sebagai pelindung tanaman dari ganoderma, PT Mitra  Sukses Agrindo menyediakan Biofungisida Nogan yang menawarkan perlindungan total terhadap serangan ganoderma dan mampu memberikan nutrisi bagi tanah.

“Jadi cara yang paling baik adalah memperbaiki ekosistem, mengembalikan persoalan didalam tanah, memelihara tanah itu sendiri supaya tetap sehat dalam jangka panjang. Memang tanah ini kan seperti air dan udara, mau dikasih polutan seperti apapun kita masih hidup. Tapi akumulasi dari polutan yang begitu masif itu sudah rasakan sekarang,” jelas Heri. (AS – Majalah Sawit Indonesia Vol.III Edisi 34)

Pin It